8 Manfaat Bercinta Bagi Kesehatan Pria

190225_sekslagi

Untuk para suami, rutinitas bercinta bisa saja menjadi suatu aktivitas yang dilakukan untuk memuaskan keinginan duniawi mereka. Lebih dari itu, seks pun bisa membantu para pria mencegah penyakit dan meningkatkan gaya hidup sehat mereka.

Nah, dikutip dari Health Me Up, Kamis (20/2/2014), ini dia beberapa manfaat bercinta yang berguna bagi kesehatan pria:

1. Cegah insomnia

Sulit memejamkan mata, mudah marah dan gelisah bisa Anda atasi dengan seks. Sebab, ketika mencapai orgasme, tubuh pria akan mengeluarkan hormon tertentu yang membuatnya lebih santai.

2. Cegah penuaan

Dengan bercinta, tubuh pria bisa melepaskan hormon pertumbuhan yang berguna memperlambat penuaan. Sebab, kurangnya hormon pertumbuhan bisa memicu timbulnya keriput lebih cepat.

3. Spermisida

Selain melepaskan hormon, seks bisa membuat pria melepaskan air mani yang juga bermanfaat memperlambat penuaan. Dengan kandungan spermidine-nya air mani bisa melindungi sel dari kerusakan dengan meningkatkan sel darah merah serta membantu perbaikan dan daur ulang sel yang rusak. Spermisida juga meningkatkan pertumbuhan sel, melawan radikal bebas, serta meremajakan dan meningkatkan kualitas sel.

4. Cegah kanker prostat

Jarang berhubungan intim bisa jadi faktor risiko pria mengalami kanker prostat. Saat berhubungan seks, ejakulasi membuat pria melepaskan zat-zat yang berkontribusi pada pertumbuhan sel kanker.

5. Cegah penyakit jantung

Selain sebagai gaya hidup, seks juga membantu mencegah penyakit jantung dengan menyehatkan jantung Anda. Terutama ketika orgasme, hormon happy akan dilepaskan dan ini berpengaruh pada sirkulasi darah di tubuh.

6. Cegah obesitas

Tubuh yang gemuk membuat penis tampak lebih kecil dan bisa mengurangi performa Anda saat bercinta. Tapi, dengan teratur berhubungan seks, Anda bisa menurunkan risiko kegemukan mengingat bahwa bercinta juga bisa membantu membakar kalori

7. Bakar lemak

Meningkatkan metabolisme sambil menurunkan berat badan dengan bercinta? bisa, caranya dengan mencoba beberapa posisi seks yang bisa membakar lemak di antaranya posisi berdiri,cowgirlbridge, atau wheelbarrow.

8. Olahraga

Ada beberapa posisi seks yang membawa keuntungan ganda bagi Anda karena ada tuntutan melenturkan otot. Misalnya doggy style atau misionaris untuk melatih otot pinggul dan perut. Sedangkan bercinta dengan menggunakan posisi layaknya push up bisa memperkuat otot perut dan dada.

Iklan

Meski Dipercaya Banyak Orang, Nyatanya Rumor Tentang Penis Ini Hanya Mitos

090230_cover

Jika membicarakan pria, segala hal tentang penis seringkali disinggung sebagai topik pembicaraan. Mulai dari ukuran, kondisi, atau bentuknya. Namun, tak jarang rumor yang digembar-gemborkan selama ini nyatanya hanya mitos belaka.

Dikutip dari Health Me Up, Kamis (20/2/2014) berikut ini hal-hal seputar penis yang ternyata hanyalah mitos tapi masih dipercaya banyak orang:

1. Ukuran rata-rata penis 9 inci

Forum online atau chat room sering menyebut jika rata-rata pria memiliki penis dengan ukuran sembilan inci. Nyatanya, banyak faktor yang mempengaruhi ukuran penis pria misalnya gen atau ras. Informasi tersebut justru bisa mendemotivasi dan menurunkan harga diri pria.

2. Penis yang lebih panjang lebih memuaskan wanita

Ini adalah pernyataan paling umum yang sering dikatakan orang. Namun, sebuah studi menunjukkan bahwa perempuan tidak selalu memilih penis yang lebih panjang untuk memuaskan mereka. Sebab, ada faktor lain yang juga mempengaruhi kepuasannya saat bercinta seperti kebersihan dan perawatan rambut kemaluan.

3. Penis bisa patah

Penis terdiri dari jaringan dan tidak ada tulang di dalamnya. Jadi, penis tidak mungkin patah. Jika salah satu jaringan rusak, kemungkinan yang ada yakni terjadinya pembengkakan atau ketidaknyamanan.

4. Ukuran kaki berhubungan dengan ukuran penis

Banyak orang mempercayai hal ini meski pada dasarnya banyak penelitian yang justru tidak menemukan adanya korelasi antara dua ukuran bagian tubuh pria ini.

5. Masalah performa bercinta hanya pada lansia

Pria yang makin tua memang rentan mengalami gangguan kesehatan yang mempengaruhi kemampuan ereksinya saat bercinta. Tapi, belum tentu gairah bercintanya pun menurun karena ada banyak faktor yang bisa menurunkan gairah seseorang seperti kadar adrenalin, stres, dan kecemasan.

6. Sering masturbasi bikin penis kecil

Sama sekali tidak ada bukti bahwa masturbasi bisa mengurangi ukuran penis. Sejatinya, mitos ini muncul untuk mencegah pria agar tidak melakukan masturbasi.

7. Ada operasi untuk menambah ukuran penis

Sebagian besar profesional medis memang setuju bahwa obat pembesar penis seperti pil, gel, krim, atau obat semprot bisa membesarkan penis sementara. Tapi, jika untuk prosedur operasi, maka jawabannya tidak ada.

8. Sunat mengurangi ukuran penis

Pada dasarnya, sunat tidak mengurangi ukuran penis. Kulup yang disunat sejatinya tidak mengurangi panjang penis. Meskipun membuat penis tampak lebih panjang, kulup yang terletak di ujung penis tidak berhubungan dengan berkurangnya panjang penis.

Tempe Benguk Bisa Untuk Kejantanan Pria

Bagi yang pernah melewatkan masa kecil di kampung, tanaman kara benguk tentu tidak asing lagi. Bijinya yang sering dibuat tempe benguk atau dimainkan sebagai biji congklak ini ternyata punya beragam khasiat untuk bagi kejantanan pria.

Nama kara benguk (Mucuna pruriens) mungkin hanya populer di Jawa Tengah dan sekitarnya. Namun tanaman ini sebenarnya bisa ditemukan di seluruh Indonesia meski namanya berbeda seperti kacang babi atau kacang kowas (Sunda), kekara juleh (Maluku) atau bhengok (Madura).

Tanaman yang tergolong kacang-kacangan ini tumbuh merambat pada batang pohon lain di dekatnya. Batang, daun dan permukaan kulit buahnya dilindungi semacam bulu sehingga sangat mirip dengan biji kedelai, hanya saja ukurannya jauh lebih besar.

Selain di Indonesia, tanaman ini tersebar di hampir semua wilayah beriklim tropis mulai dari India, Thailand, Afrika hingga Amerika Tengah. Di negara lain, kara benguk juga dikenal dengan nama Velvet bean, Yokohama bean, Bengal bean, Buffalo bean atau Cowitch bean.

Jika di Indonesia kara benguk lebih sering diolah menjadi tempe benguk, beberapa tradisi di luar negeri punya cara sendiri untuk mengolahnya. Tak hanya cara pengolahannya yang unik, tujuan pengolahannya juga cukup menarik yakni untuk mendongkrak gairah seks pria.

Misalnya di Brazil, biji kara benguk disangrai, digerus hingga halus lalu diseduh dengan air panas seperti kopi. Masyarakat setempat meyakini kopi dari biji kara benguk mampu mengurangi gejala tremor atau gemetar pada parkinson serta bisa mengatasi impotensi.

Bukan hanya bijinya yang bisa dimanfaatkan, daun kara benguk yang sudah dikeringkan juga bermanfaat untuk meningkatkan gairah seks pria. Caranya dengan merajangnya seperti tembakau, lalu dibakar dan dihisap dengan pipa atau dibungkus kertas rokok.

Khasiat biji kara benguk untuk kejantanan pria pernah dibuktikan dalam sebuah penelitian di India. Penelitian tersebut menyimpulkan, konsumsi 5 gram kara benguk rebus tiap hari bisa meningkatkan jumlah sel sperma sehingga makin poten untuk membuahi sel telur.

Sementara itu di Thailand, praktik pengobatan tradisional dengan kara benguk sudah berlangsung berabad-abad lamanya. Supaporn Pitiporn, ahli farmasi dari Rumah Sakit Chao Phya Abhaibhubejhr di Prachinburi Thailand mengatakan, kara benguk cukup potensial untuk dikembangkan sebagai pengganti viagra.

Di Indonesia sendiri, kara benguk lebih sering diolah sebagai tempe benguk yang mudah dikenali dari warnanya yang kehitaman, bijinya yang besar-besar dan lebih keras dibandingkan tempe kedelai. Sama seperti tempe kedelai, tempe benguk juga sangat diminati karena kandungan proteinnya yang tinggi.

Gangguan Unik pada Masalah Seksual Pria

Gangguan seksual pada pria umumnya meliputi ejakulasi, atau impotensi. Namun ada beberapa kondisi kesehatan seksual pria yang jarang diketahui oleh masyarakat luas.

Masalah kesehatan seksual ini tentu dapat menggangu kehidupan seksual Anda. Terkadang malah membutuhkan perhatian medis agar kerusakan pada organ reproduksi tidak semakin memburuk.

Berikut ini ada beberapa masalah kesehatan yang bisa dialami pria, seperti yang dilansir Askmen.

Retrograde ejaculation

Ejakulasi retrograde terjadi saat penderita mencapai orgasme, tetapi jumlah semen atau sperma yang keluar jumlahnya sangat sedikit. Ini terjadi karena sphincter pada kandung kemih tidak berfungsi dengan baik, yang menyebabkan sperma diarahkan ke dalam, bukan keluar. Penyebabnya bisa diakibatkan obat antidepresan atau komplikasi diabetes. Biasanya dokter akan memberikan pengobatan berupa pemberian obat pseudoefedrin untuk mengatasi masalah tersebut.

Sexomnia

Ini adalah berupa perilaku seksual yang Anda lakukan selama penderita tidur. Sepenuhnya penderita sadar akan perilaku ini. Dan biasanya perilaku ini terbatas hanya dilakukan di kamar tidur, atau bahkan penderita benar-benar melakukan di luar rumah.

Penyebab penyakit yang disebut juga dengan istilah parasomnia gairah ini karena adanya gangguan yang disebabkan miskomunikasi antara tubuh dan pikiran selama tahap keempat atau kelima dari proses REM dalam tidur. Dokter biasanya akan meresepkan obat tidur untuk menjaga agar penderita tidak lagi keluar secara fisik saat proses tidur.

Gangguan orgasmik

Penderita mengalami gairah yang normal, namun tidak dapat mengalami orgasme, bahkan setelah diberikan stimulus atau rangsangan. Ini bisa terjadi akibat dari gangguan psikologis, stres, atau terlalu cemas. Bisa juga ini terjadi akibat efek samping dari beberapa obat antidepresan, atau hasil operasi prostatektomi. Pengobatannya bisa berupa konseling jika penyebabnya masalah psikologis. Jika berupa gangguan medis, maka akan ada pemberian resep dokter.

Coital cephalalgia

Penderita akan mengalami sakit kepala akut menjelang orgasme. Ini bisa terjadi baik saat melakukan masturbasi atau hubungan seksual. Sakit di belakang mata juga kadang terjadi. Sakit ini bisa berlangsung selama beberapa menit bahkan beberapa hari. Sampai saat ini dokter belum mengetahui penyebab utama penyakit ini, namun sekitar 10 persen terjadi akibat penggunaan obat disfungsi ereksi. Dalam beberapa kasus, obat-obatan seperti propranolol dapat mencegah sakit kepala jika dikonsumsi sebelum kegiatan seksual.

sumber : http://health.okezone.com