Efek Negatif Minuman Soda

Tak bisa melewatkan hari tanpa minuman bersoda? Berhati-hatilah karena kamu bisa tergolong soda addict. Rasa manis dingin segarnya memang enak tetapi ada sejumlah penyakit yang menjadi ancaman kesehatan kamu.

Di saat udara terik, segelas air soda dingin pastilah menjadi pelepas dahaga yang dicari. Minuman bersoda atau berkarbonasi memang sangat beragam jenisnya. Selain mudah didapat harganya juga realtif murah.

Jika kamu sudah mulai merasa bergantung pada minuman bersoda sebaiknya mualilah berhati-hati. Minuman soda memiliki berbagai zat tambahan, termasuk penambah rasa, zat pewarna, zat tambahan asam, agen pembentuk busa, serta zat pengawet yang tidak baik untuk kesehatan.

1098212_577471925624872_630649626_n

Minum sekaleng soda saja sehari dinyatakan bisa meningkatkan risiko sindrom metabolik hingga 48%. Sindrom metabolik merupakan serangkaian faktor risiko penyakit jantung dan diabetes. Berikut beberapa efek negatif lain dari soda yang dilansir methodsofhealing.

1.Obesitas.
Mereka yang minum satu minuman soda atau lebih sehari berisiko lebih besar mengalami obesitas. Jika meminumnya setiap hari selama sebulan, maka akan memiliki 500 gram tambahan berat badan dan sulit untuk menghindarinya.

2.Rendah gizi.
Tidak ada penelitian yang mengungkapkan soda mengadung nilai gizi. Jika mengkonsumsinya berlebih maka hanya akan menambah racun pada tubuh.

3.Tingkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.
Soda, bahkan soda diet sekali pun, berisiko memicu penyakit jantung dan diabetes. Orang dewasa yang minum satu minuman soda atau lebih sehari berisiko 50% lebih besar mengalami sindrom metabolik (serangkaian faktor risiko, seperti kelebihan lemak di area pinggang, kadar kolesterol baih HDL rendah, tekanan darah tinggi dan gejala lainnya).

4.Picu osteoporosis.
Saat minum soda, gigi dan tulang akan melepaskan kalsium ke aliran darah untuk membantu menyeimbangkan asam fosfor yang dikandung soda. Selanjutnya, asam fosfor ini akan dikeluarkan dari dalam tubuh bersamaan dengan kalsium yang telah dilepaskan tulang dan gigi. Proses ini akan terus berlangsung setiap kali kamu minum soda, sehingga merampas persediaan kalsium tubuh dan memicu osteoporosis.

5.Ganggu sistem kekebalan tubuh.
Kandungan pemanis di dalam soda tetap saja gula. Gula merusak gigi, mengganggu sistem kekebalan tubuh, dan bisa memicu penyakit degeneratif.

6.Picu sakit ginjal.
Mereka yang minum soda diet sehari berisiko ganda mengalami penurunan fungsi ginjal.

7.Beresiko sakit maag.
Jika kamu termasuk soda addict, kemungkinan akan mudah terkena ganguan maag.

8.Dehidrasi.
Soda benar – benar membuat seseorang menjadi dehidrasi. Pasalnya kafein dan gula yang terkandung pada soda dapat membuat orang merasa cepat haus.

9.Gangguan system pencernaan.
Asam yang terdapat pada soda tidak bereaksi dengan baik, sehingga dapat menggamggu sistem pencernaan kamu.

Jika kamu sulit menghentikan kebiasaan mengonsumsi soda, coba secara perlahan ganti dengan minuman yang diolah dari bahan alami seperti jus, atau lebih baik ganti dengan air mineral yang sehat atau jus jeruk segar. Jadi tidak perlu lagi cemas, dengan asupan yang masuk pada tubuh.

8 Efek Bra Terlalu Ketat

Bra bukan hanya berfungsi sebagai pakaian dalam yang melindungi bagian intim tubuh wanita, tetapi juga menunjang kesehatan tubuh. Sayangnya, banyak wanita yang mengenakan bra dengan ukuran yang salah. Hal tersebut tentu saja berisiko pada tubuh.Pemilihan ukuran dan cup bra tidak tepat, tak hanya merusak bentuk payudara, tetapi juga menyebabkan masalah kesehatan lainnya, termasuk gangguan tulang belakang.

Lakukan dua kali pengukuran memakai pita pengukur dengan ukuran inci, dan pakailah bra tanpa bantalan saat melakukan pengukuran untuk mendapatkan ukuran yang benar-benar pas.

Sebagian wanita lebih suka mengenakan bra berukuran lebih kecil karena dianggap bisa membuat payudara terlihat lebih padat. Padahal mengenakan payudara kekecilan bisa menganggu kesehatan.

Berikut efek yang terjadi pada tubuh bila mengenakan bra kekecilan berdasarkan studi Sports Medicine Australia dan Breast Research Australia, seperti dilansir timesofindia, Jumat (5/10/2012):

  1. Pernapasan terganggu. Jika bra terlalu ketat atau jika underwire (kerangka bawah bra) tidak pas pada tulang dada, Anda tidak akan bisa bernapas dengan benar.
  2. Gangguan pencernaan. Bra yang ketat dapat menyebabkan gangguan pencernaan, yang dapat menghambat aliran sistem pencernaan.
  3. Nyeri punggung.Bra tidak pas juga dapat meningkatkan risiko sakit punggung.
  4. Postur tubuh yang buruk. Bra terlalu ketat dapat membuat Andan cenderung membungkuk, sehingga menyebabkan ketegangan.
  5. Lecet. Bra yang kekecilan juga dapat membatasi sirkulasi darah dan oksigen ke bagian-bagian tertentu dari tubuh. Gesekan dari bra yang ketat juga dapat menyebabkan goresan dan lecet pada kulit.
  6. Nyeri payudara. Sirkulasi yang terbatas pada payudara dapat membuat Anda tidak nyaman. Hal ini dapat menyebabkan masalah berikutnya seperti nyeri pada payudara.
  7. Kanker payudara. Bra kekecilan dapat membatasi aliran getah bening pada payudara, yang dapat meningkatkan racun dalam payudara sehingga dapat memicu kanker.
  8. Sakit kepala. Bra ketat juga membatasi dibatasi aliran darah, menyebabkan kekurangan oksigen yang memicu sakit kepala.