Ibu Hamil Wajib Konsumsi Apel?

10365785_566875176776431_5753677097186612848_n

Kolaborasi riset oleh peneliti dari Universitas Utrecht di Belanda dan Universitas Aberdeen di Skotlandia menemukan fakta bila konsumsi apel minimal seminggu 4 kali oleh ibu hamil dapat mengurangi potensi serangan asma dan alergi pada bayi yang dilahirkannya, seperti dikutip dari Asthma and Allergy Foundation of America.

Hasil itu merupakan kesimpulan dari penelitian terhadap 1.212 bayi lahir dari ibu yang rajin mengonsumsi apel dan dipantau hingga mereka berumur 5 tahun. Riset itu memperlihatkan ibu yang rajin mengonsumsi apel 4 kali seminggu minimal satu buah, akan melahirkan anak yang peluang terpapar asma dan alergi sebesar 37%.

Persentase itu lebih kecil dibandingkan ibu hamil yang sama sekali tidak mengonsumsi apel. Mereka berpeluang menurunkan anak yang rentan terserang asma dan alergi sebesar 53%. Para peneliti itu menyebutkan peran senyawa flavonoid di apel yang memberi efek perlindungan anak dari asma dan alergi.

Penelitian lain terkait khasiat apel untuk asma juga dipublikasi di Journal of Amerika Respiratory Critical and Care Medicine Volume 170 (halaman 725-729). Riset itu menjelaskan konsumsi 2 apel setiap pekan mampu mereduksi serangan asma hingga sepertiganya pada orang dewasa. Riset itu mengungkapkan peran antioksidan tinggi pada kulit apel dalam menjaga daya tahan tubuh sehingga mampu meminimalisir serangan asma.

Mengatasi Sariawan pada Bayi Dengan 7 Cara Alami

Bayi dapat mengembangkan sariawan karena tumbuhnya jamur seperti jenis Candida albicans yang dapat ditularkan melalui puting payudara ibu selama menyusui. Karena bayi sangat sensitif, Anda perlu memilih pengobatan yang alami.

jamur ini biasanya tumbuh pada tubuh karena keadaan tertentu seperti stres, pola makan yang buruk, sistem kekebalan tubuh yang lemah, atau penggunaan antibiotik.

Sebelum menggunakan antibiotik yang mungkin berbahaya bagi bayi, lakukan pengobatan dan pencegahan dengan cara alami berikut ini:

1. Probiotik

Makanan yang kaya probiotik, seperti acar, kimchi, yoghurt, dan suplemen probiotik dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri sehat dan menciptakan lingkungan yang tidak ramah untuk jamur Candida.

Ibu dapat mengambil suplemen yang mengandung lactobacillus acidophilus, sedangkan bayi dapat diberikan suplemen yang mengandung bifidus lactobacillus.

2. Diet yang tepat

Untuk membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat pada ibu dan bayi, pastikan diet Anda kaya akan makanan sehat seperti biji-bijian dan menghindari makanan olahan dan gula. Jamur Candida juga dapat berkembang karena alergi makanan.

3. Minyak kelapa

Minyak kelapa murni merupakan antijamur alami yang sangat ampuh dan aman untuk bayi. Oleskan minyak kelapa ke puting payudara Anda dan ke mulut bayi untuk membantu mencegah pertumbuhan jamur.

4. Bawang putih

Bawang putih adalah antibiotik alami dan kuat untuk para ibu. Tambahkan bawang putih segar ke dalam masakan agar bayi juga dapat merasakan manfaat baiknya.

5. Ekstrak biji grapefruit

Ekstrak biji grapefruit adalah antijamur yang aman untuk bayi. Encerkan dengan air dan teteskan ke dalam mulut bayi. Hal ini akan terasa pahit, tetapi khasiatnya akan terasa hanya dalam waktu beberapa menit saja.

Ekstrak biji grapefruit juga dapat digunakan untuk mencuci peralatan bayi seperti mainan, botol susu, handuk, kain, bahkan bra yang digunakan oleh ibu agar puting susu ibu tetap steril atau terbebas dari jamur.

6. Cuka sari apel

Jamur dan cuka tidak dapat hidup berdampingan, sehingga cuka mampu mencegah perumbuhan jamur pada mulut bayi. Jika bayi mengembangkan sariawan, oleskan beberapa tetes cuka sari apel ke puting payudara Anda.

7. Sinar matahari dan udara segar

Jamur dapat berkembang dalam lingkungan gelap dan lembab. Untuk mencegah sariawan pada bayi, hindari pakaian ketat agar jamur tidak berkembang pada payudara ibu karena sirkulasi udara lancar dan terpapar sinar matahari.

sumber:natural news