Angel’s Trumpet Tidak Secantik Wujudnya


Banyak dari Anda mungkin bertanya-tanya, apakah angel’s trumpet itu ? Angel’s trumpet adalah tanaman berbunga yang juga disebut sebagai Brugmansia atau Datura Arborea. Tanaman yang dikenal di Indonesia sebagai bunga atau kembang terompet ini termasuk tujuh spesies tanaman berbunga di keluarga Solanaceae (nightshade)[genus Solanum], yang aslinya dari Amerika Selatan tropis. Brugmansia adalah tanaman hias yang populer. Bunganya sangat menarik dan harum, berbentuk terompet dalam berbagai warna termasuk putih, peach, kuning dan oranye.

Selain penggunaan sebagai tanaman hias, Brugmansia memiliki keistimewaan dan kegunaan lain. Dalam pengobatan modern, alkaloid penting seperti skopolomin, hiosiamin, dan atropin ditemukan di Brugmansia dan anggota Solanaceae terkait lainnya, yang telah terbukti memiliki manfaat medis untuk antikolinergik, narkotik, obat bius, spasmolitik dan anti-asma.

angel_trumpet

Kegunaan eksternalnya termasuk mengobati sakit dan nyeri,obat sakit mata [katanya], dermatitis, orkitis, artritis, rematik, sakit kepala, infeksi, dan sebagai anti-inflamasi yang tersedia dalam bentuk sirup, salep, atau penerapan langsung daunnya secara transdermal pada kulit.

Penggunaan internalnya adalah dalam persiapan yang sangat encer dan sering sebagai bagian dari campuran yang lebih besar, yaitu meliputi pengobatan untuk penyakit perut dan otot,meredakan/menyembuhkan penyakit kejang usus, sebagai dekongestan, untuk menginduksi muntah, untuk mengusir cacing dan parasit, sebagai obat penenang dan bahkan nyeri kandung empedu. Penggunaan secara internal jauh lebih jarang karena bahayanya sebagai obat makan sangat tinggi. Hal ini karena toksisitas tanaman ini sangat tinggi. Seluruh bagian Brugmansia beracun, dengan biji dan daun yang sangat berbahaya.

Keistimewaan dari Brugmansia terletak pada skopolamin-nya yang sangat toksik. Skopolamin adalah obat antikolinergik yang memiliki banyak efek pada tubuh terutama efek halusinasi. Dengan memanfaatkan efek tersebut, tanaman ini digunakan untuk perampokan dan penyerangan di Columbia. Dalam sebuah kasus yang didokumentasikan dalam dokumenter VBS TV tahun 2007 yang bertajuk “Columbia’s Devil Breath”, penjahat di Colombia mengekstraksikan skopolamin dari tanaman itu dan menggunakannya sebagai obat kuat yang membuat mangsanya tidak sadar dengan apa yang terjadi pada diri mereka. Skopolamin dapat diserap melalui kulit dan selaput lendir, memungkinkan penjahat untuk sekadar meniupkan serbuknya di wajah seseorang. Fakta yang menakjubkan tentang tumbuhan ini ialah mangsa yang terlibat sepenuhnya sadar namun tidak menyadari apa pun yang terjadi di sekitar mereka. Itulah sebabnya di Columbia obat ini disebut “nafas setan” ataupun “devil’s breath” karena “mencuri jiwa”.

Tanaman ini kadang-kadang dibuat menjadi teh dan dicerna sebagai obat halusinogen. Tingkat toksisitas yang bervariasi tergantung lokasi tanaman, dan bagian ke bagian, hampir tidak mungkin untuk mengetahui berapa banyak racun yang Anda telan. Karena hal inilah banyak pengguna yang overdosis dan meninggal.

Ini adalah obat berbahaya, yang menyebabkan banyak kematian, terutama pada remaja yang melakukan percobaan dengannya setelah mendengar rumor mengenai kekuatan halusinasinya. Banyak pengguna juga berbicara tentang kehilangan memori terus-menerus dan menderita mimpi buruk yang mengerikan sejak penggunaannya. Meskipun tanaman ini banyak digunakan sebagai tanaman hias, Anda perlu mempertimbangkan risikonya sebelum memelihara tanaman ini di sekitar rumah Anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s