4 Gaya Bercinta Ini Bisa Bikin Cedera


Layaknya olahraga, rutinitas bercinta jika tak dilakukan dengan hati-hati juga bisa membuat suami atau istri mengalami cedera. Salah satu yang membuat Anda berisiko cedera yakni posisi tubuh Anda berdua.

Menurut peneliti di Indiana University dan Penulis ‘Great in Bed’, Debby Herbenick, Ph.D, cedera saat bercinta bisa dikarenakan pijakan atau tempat berhubungan intim. Nah, dikutip dari Men’s Health, ini dia beberapa gaya bercinta yang berisiko menimbulkan cedera:

1. The Eager Chef
Posisi ini di mana pria berdiri jinjit dengan si dia duduk di meja di depan Anda. Pengajar seksualitas dan psikologi manusia di Harvard University, Justin Lehmiller, Ph.D mengatakan jika pasangan duduk di meja sedangkan Anda berjinjit, Anda bisa kehilangan keseimbangan.

“Penis bisa terantuk sisi meja apalagi Anda tidak menyadari seberapa besar kekuatan betis Anda untuk menyangga tubuh ketika berjinjit selama berhubungan intim. Hal ini berisiko fraktur penis pada pria,” kata Lehmiller.

2. The Over-Exuberant Swiss Ball Blitz
Di sini, wanita telentang dan pria bebas melakukan penetrasi. Herbenick menekankan, dengan posisi ini, pria bisa terlalu terlena hingga ia tak sadar terlalu cepat menggerakkan penisnya saat melakukan penetrasi.
Sebaliknya, ketika bercinta di dalam mobil di mana wanita duduk di pangkuan Anda, Anda justru tidak memiliki kontrol terhadap gerakan si dia. Sehingga, penis akan mudah ‘menyelinap’ keluar dan bisa berisiko fraktur penis.

3. The cowgirl and lean back
Posisi di mana Anda berbaring dan wanita duduk di atas tubuh Anda kemudian ia lah yang memegang kendali. Seperti halnya lutut atau siku, studi dari University of California, San Francisco menemukan bahwa hiperekstensi (gerakan aktif atau pasif yang bisa membuat persendian meregang) bisa menyebabkan penyakit peyroine.

Oleh karena itu, Herbencik mengatakan jika penis terasa tertarik-tarik atau berbenturan dengan dinding vagina terlalu kencang saat penetrasi, hubungan seks Anda sudah terlalu ekstrem.

4. The Pogo Stick
Anggap saja posisi ini sebagai misionaris berdiri. Anda memegang semua berat badannya dan saat melakukan penterasi, posisi tubuh pun agak membungkuk ke belakang. Terkadang, Anda juga bisa melakukan gerakan naik turun untuk memperdalam penetrasi.

“Gaya akrobatik seperti ini lebih mungkin menyebabkan nyeri punggung. Belum lagi si wanita bisa berisiko jatuh ketika Anda kehilangan keseimbangan ketika memijakkan kaki.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s