Seks Oral Seperti Ini Bisa Bikin Wanita Puas

Seks oral seringkali dihubungkan dengan keinginan banyak pria ketika bercinta. Meski demikian, terkadang sebagai variasi pun wanita ingin lho mendapatkan stimulasi seks oral dari pasangannya.

Seks oral memang sah-sah saja dilakukan tapi hal terpenting yang harus Anda lakukan pertama kali adalah memastikan bahwa area intim pasangan benar-benar bersih dan terbebas dari berbagai jenis penyakit.

193033_pasangannn

Begitu juga dengan kondisi mulut pria yang akan menjadi pelaku dalam ‘ritual’ ini harus dipastikan dalam kondisi bersih. Nah, jika kebersihan sudah terjamin, kini tiba waktunya pria yang ambil giliran.

Pertama-tama, carilah zona nyaman pasangan Anda. Jika tidak merasa nyaman, bisa dipastikan si dia juga tidak menikmatinya. Kenyamanan yang dirasakan wanita juga tergantung dari posisi yang digunakan. Anda bisa mencoba menambahkan bantal di bawah punggungnya dan meminta dia melebarkan lutut agar posisinya tepat.

Setelah menemukan posisi yang nyaman dan pas, mulailah beri ia rangsangan misalnya dengan membelai paha dan menciumi perutnya. Saat melakukan seks oral, usahakan bernapaslah seperti biasa.

Perhatikan pula ritme lidah Anda ketika ‘menyerang’ si dia. Tak ada salahnya juga sembari melakukan seks oral, Anda menyelinginya dengan gigitan-gigitan kecil serta kecupan.

Ketika dirasa si dia akan mencapai orgasme, jangan berhenti memberi stimulasi sampai pasangan benar-benar merasakan klimaks. Sebab, yang paling penting adalah bisa memberikan apa yang benar-benar ia butuhkan saat itu.

4 Manfaat Nanas Buah Untuk Kesehatan

Khasiat Buah Nanas

Apa saja manfaat nanas untuk kesehatan? manfaat nanas untuk kesehatan sangat banyak. Nanas buah yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Bila anda ingin tahu manfaat nanas, anda tidak usah khawatir. Kami akan ulas menfaat nanas untuk kesehatan.

Berikut ini beberapa manfaat buah nanas yang perlu anda ketahui.

1. Mengatasi peradangan kulit

Anda bisa memanfaatkan buah nanas untuk mengatasi peradangan kulit dengan cara memarut nanas yang sudah matang kemudian membalurkan pada bagian kulit yang mengelupas atau bersisik. Anda bisa melakukan cara ini pada malam hari saat akan tidur, diamkan parutan nanas tersebut pada kulit anda selama semalaman lalu pada pagi harinya bersihkan dengan air.

2. Melunakan makanan di dalam lambung

Nanas dapat melunakkan makanan dalam lambung karena dalam buah ini mengandung enzim bromelain. Selain itu kandungan tersebut juga bermanfaat sebagai antiradang dan juga untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.

3. Untuk mengatasi masalah ketombe

Siapa sangka buah ini juga dapat mengatasi masalah ketombe di kepala. Caranya yakni dengan memarut 1/4 buah nanas yang sudah matang kemudian diperas dan disaring. Tambahkan air perasan jeruk nipis kedalam air nanas tersebut lalu aduk hingga rata. Nah tinggal membalurkan campuran tersebut pada kulit kepala anda. Lakukan cara ini pada malam hari saat anda akan tidur, diamkan semalaman dan pada pagi harinya tinggal anda bersihkan.

4. Untuk meningkatkan gula darah

Bagi anda yang menderita kadar gula rendah anda bisa mengkonsumsi buah nanas karena buah ini mengandung kadar gula yang cukup tinggi.

8 Manfaat Bercinta Bagi Kesehatan Pria

190225_sekslagi

Untuk para suami, rutinitas bercinta bisa saja menjadi suatu aktivitas yang dilakukan untuk memuaskan keinginan duniawi mereka. Lebih dari itu, seks pun bisa membantu para pria mencegah penyakit dan meningkatkan gaya hidup sehat mereka.

Nah, dikutip dari Health Me Up, Kamis (20/2/2014), ini dia beberapa manfaat bercinta yang berguna bagi kesehatan pria:

1. Cegah insomnia

Sulit memejamkan mata, mudah marah dan gelisah bisa Anda atasi dengan seks. Sebab, ketika mencapai orgasme, tubuh pria akan mengeluarkan hormon tertentu yang membuatnya lebih santai.

2. Cegah penuaan

Dengan bercinta, tubuh pria bisa melepaskan hormon pertumbuhan yang berguna memperlambat penuaan. Sebab, kurangnya hormon pertumbuhan bisa memicu timbulnya keriput lebih cepat.

3. Spermisida

Selain melepaskan hormon, seks bisa membuat pria melepaskan air mani yang juga bermanfaat memperlambat penuaan. Dengan kandungan spermidine-nya air mani bisa melindungi sel dari kerusakan dengan meningkatkan sel darah merah serta membantu perbaikan dan daur ulang sel yang rusak. Spermisida juga meningkatkan pertumbuhan sel, melawan radikal bebas, serta meremajakan dan meningkatkan kualitas sel.

4. Cegah kanker prostat

Jarang berhubungan intim bisa jadi faktor risiko pria mengalami kanker prostat. Saat berhubungan seks, ejakulasi membuat pria melepaskan zat-zat yang berkontribusi pada pertumbuhan sel kanker.

5. Cegah penyakit jantung

Selain sebagai gaya hidup, seks juga membantu mencegah penyakit jantung dengan menyehatkan jantung Anda. Terutama ketika orgasme, hormon happy akan dilepaskan dan ini berpengaruh pada sirkulasi darah di tubuh.

6. Cegah obesitas

Tubuh yang gemuk membuat penis tampak lebih kecil dan bisa mengurangi performa Anda saat bercinta. Tapi, dengan teratur berhubungan seks, Anda bisa menurunkan risiko kegemukan mengingat bahwa bercinta juga bisa membantu membakar kalori

7. Bakar lemak

Meningkatkan metabolisme sambil menurunkan berat badan dengan bercinta? bisa, caranya dengan mencoba beberapa posisi seks yang bisa membakar lemak di antaranya posisi berdiri,cowgirlbridge, atau wheelbarrow.

8. Olahraga

Ada beberapa posisi seks yang membawa keuntungan ganda bagi Anda karena ada tuntutan melenturkan otot. Misalnya doggy style atau misionaris untuk melatih otot pinggul dan perut. Sedangkan bercinta dengan menggunakan posisi layaknya push up bisa memperkuat otot perut dan dada.

Bukan TV, Ini Lho Faktor yang Bikin Jumlah Sperma Langsung Drop

Beberapa saat yang lalu, sebuah studi menemukan pria yang kebanyakan nonton TV berisiko punya sperma lebih sedikit. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Ada beberapa faktor lingkungan yang lebih berpengaruh terhadap jumlah sperma pria.

160053_seksjauhh

Studi tersebut menemukan hubungan antara orang yang menonton TV lebih dari 20 jam per minggu dengan kurangnya aktivitas fisik si individu terhadap rendahnya jumlah sperma yang dimiliki tidaklah bersifat langsung.

Faktanya, seperti dikutip dari Foxnews, Minggu (16/2/2014), ada beberapa faktor yang dapat memberikan dampak langsung terhadap tinggi rendahnya jumlah sperma, antara lain:

  1. Bahan kimia industri seperti benzena, herbisida, pestisida, dan bahan cat tertentu
  2. Logam berat, terutama timah
  3. Radiasi atau pancaran sinar X ke area pinggul
  4. Terpapar panas secara berlebihan, seperti sering sauna atau berendam air panas dan kebiasaan menaruh laptop di pangkuan. Ini akan membuat testikel Anda kepanasan dan mengurangi produksi sperma.
  5. Kebanyakan bersepeda, karena ini disinyalir dapat merusak sperma.

Kendati begitu, ada juga faktor medis yang dapat mempengaruhi jumlah sperma yang dihasilkan seorang pria, misalkan varikokel atau pembengkakan pembuluh darah yang menuju ke testis.

Infeksi pada alat intim, utamanya akibat serangan penyakit menular seksual seperti chlamydia dan gonorrhea (kencing nanah) juga dapat menurunkan kualitas semen.

Meski Dipercaya Banyak Orang, Nyatanya Rumor Tentang Penis Ini Hanya Mitos

090230_cover

Jika membicarakan pria, segala hal tentang penis seringkali disinggung sebagai topik pembicaraan. Mulai dari ukuran, kondisi, atau bentuknya. Namun, tak jarang rumor yang digembar-gemborkan selama ini nyatanya hanya mitos belaka.

Dikutip dari Health Me Up, Kamis (20/2/2014) berikut ini hal-hal seputar penis yang ternyata hanyalah mitos tapi masih dipercaya banyak orang:

1. Ukuran rata-rata penis 9 inci

Forum online atau chat room sering menyebut jika rata-rata pria memiliki penis dengan ukuran sembilan inci. Nyatanya, banyak faktor yang mempengaruhi ukuran penis pria misalnya gen atau ras. Informasi tersebut justru bisa mendemotivasi dan menurunkan harga diri pria.

2. Penis yang lebih panjang lebih memuaskan wanita

Ini adalah pernyataan paling umum yang sering dikatakan orang. Namun, sebuah studi menunjukkan bahwa perempuan tidak selalu memilih penis yang lebih panjang untuk memuaskan mereka. Sebab, ada faktor lain yang juga mempengaruhi kepuasannya saat bercinta seperti kebersihan dan perawatan rambut kemaluan.

3. Penis bisa patah

Penis terdiri dari jaringan dan tidak ada tulang di dalamnya. Jadi, penis tidak mungkin patah. Jika salah satu jaringan rusak, kemungkinan yang ada yakni terjadinya pembengkakan atau ketidaknyamanan.

4. Ukuran kaki berhubungan dengan ukuran penis

Banyak orang mempercayai hal ini meski pada dasarnya banyak penelitian yang justru tidak menemukan adanya korelasi antara dua ukuran bagian tubuh pria ini.

5. Masalah performa bercinta hanya pada lansia

Pria yang makin tua memang rentan mengalami gangguan kesehatan yang mempengaruhi kemampuan ereksinya saat bercinta. Tapi, belum tentu gairah bercintanya pun menurun karena ada banyak faktor yang bisa menurunkan gairah seseorang seperti kadar adrenalin, stres, dan kecemasan.

6. Sering masturbasi bikin penis kecil

Sama sekali tidak ada bukti bahwa masturbasi bisa mengurangi ukuran penis. Sejatinya, mitos ini muncul untuk mencegah pria agar tidak melakukan masturbasi.

7. Ada operasi untuk menambah ukuran penis

Sebagian besar profesional medis memang setuju bahwa obat pembesar penis seperti pil, gel, krim, atau obat semprot bisa membesarkan penis sementara. Tapi, jika untuk prosedur operasi, maka jawabannya tidak ada.

8. Sunat mengurangi ukuran penis

Pada dasarnya, sunat tidak mengurangi ukuran penis. Kulup yang disunat sejatinya tidak mengurangi panjang penis. Meskipun membuat penis tampak lebih panjang, kulup yang terletak di ujung penis tidak berhubungan dengan berkurangnya panjang penis.

Perut Nyeri dan Melilit? Begini Mengatasinya

1896794_663254267046637_1272204454_n

Perut melilit, nyeri, dan sakit bertubi-tubi, dapat terjadi pada siapa saja, pria, wanita bahkan anak-anak. Salah satu yang perlu kita cermati adalah pada siapa hal itu terjadi. Jika hal itu terjadi pada anak Anda, kenali juga gejala-gejala lain yang menyertai nyeri perut itu. Misalnya, pada bayi, usia 0-3 bulan: biasanya diiringi dengan muntah. 3 bulan – 2 tahun: diiringi dengan muntah, menjerit tiba-tiba, menangis tanpa ada trauma yang dapat menjelaskan tindakan anak tersebut. 2 – 5 tahun: biasanya sudah dapat menyatakan sakit perut, tapi lokalisasi belum tepat. Di atas 5 tahun ; dapat menerangkan sifat dan tempat yang dirasakan sakit.

Pada bayi biasanya sering terjadi gastroenteritis (diare) akut dan kolik, namun juga penting untuk menyingkirkan lelaianan lainnya. Pada kelompok usia prasekolah dapat disebabkan oleh gastroenteritis akut, infeksi virus, infeksi saluran kemih, apendisitis (usus buntu), radang paru, sembelit dan trauma.

Sementara anak usia sekolah sering menderita gastroenteritis akut, infeksi saluran kemih, apendisitis, trauma, radang panggul, sembelit dan radang usus.

Perhatikan hal-hal berikut ini, bila hal-hal ini terjadi, segera hubungi dokter Anda.

  • Nyeri perut berat lebih dari 6 jam
  • Nyeri perut dengan nyeri tekan yang jelas apabila perut ditekan , khususnya saat tangan penekan dilepaskan , yang berkurang jika anak membungkuk atau bila pada anak kurang dari satu tahun.
  • Muntah berwarna hijau atau darah , darah dalam tinja dengan warna hitam dan seperti ter .
  • Trauma pada perut
  • Penurunan kesadaran
  • Pernafasan yang cepat dan dangkal
  • Anak tampak menderita sakit berat
  • Kemungkinan terjadi keracunan obat atau racun

Yang dapat dilakukan biarkan anak beristirahat, berikan sedikit cairan jernih. Turunkan demam dengan obat penurun panas, jangan memberi obat penghilang rasa sakit.

Tapi terkadang, nyeri perut itu juga bisa disebabkan karena kekurangan enzim, sehingga terjadi malabsorbsi. Kekurangan Enzim. Sindrom malabsorsi terjadi akibat pola hidup dengan makan tidak seimbang. Sehingga proses penyerapan dan pencernaan makanan terganggu, karena sejumlah enzim untuk memecah bahan makanan itu tidak cukup. Sebagian bahan makanan yang masuk tubuh akan terbuang percuma.

Pada seseorang terkena sindrom malabsorsi, perlahan tubuh mengalami kurang gizi kronis, meski telah makan sesuai aturan “4 sehat 5 sempurna”.

Untuk mengenali seseorang apakah terkena sindrom malabsorsi, menurut dr Ari Fahrial, caranya cukup mudah. Yaitu, selain mengalami gejala-gejala mirip penyakit maag, penderitanya juga sering bersendawa dan buang angin (kentut), gampang terkena diare dan sering terdengar dari dalam perut suara usus “kriuk-kriuk” seperti orang kelaparan.

Untuk mengatasi masalah kekurangan enzim ini, disarankan agar melakukan diet terutama mengurangi makanan yang berlemak, keju serta coklat. Selain juga banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran sebagai bahan makanan yang memproduksi “enzim”.